Perubahan Pola Pikir Sebagai Upaya Mewujudkan Kinerja Berkualitas dalam Manajemen Organisasi (RESUME)
Perubahan Pola Pikir Sebagai Upaya Mewujudkan Kinerja Berkualitas dalam Manajemen Organisasi
Oleh: Dr. Suharjono
1. Perubahan bermaknakan proses terjadinya peralihan, pergerakan, pergeseran, perpindahan pada suatu waktu, tempat dan situasi tertentu ke sesuatu yang lain.
2. Pada kajian pendekatan sejarah filsafat, perubahan terbesar adalah pada sejarah perubahan pola pikir manusia.
3. Perubahan pola pikir sebagai perubahan terbesar, karena pemikiran dimaknakan sebagai kekuatan, artinya terjadi perubahan kekuatan.
4. Perubahan pola pikir menjadikan perubahan dalam tatanan kehidupan manusia.
5. Pola pikir manusia menjadi kekuatan dasar yang bersifat dominan.
6. Perubahan pola pikir dalam bekerja, harus bersifat meningkatkan kualitas kinerja, dalam pendekatan keilmuan dan keahlian.
7. Pola pikir dalam bekerja berkaitan dengan proses kinerja untuk menghasilkan kinerja yang berkualitas, efektif dan efisien, dengan quality control yang bermutu.
8. Perubahan pola pikir terkait dengan tingkat keberhasilan kinerja manajemen organisasi. Jika ingin berhasil, maka harus melakukan terobosan atau inovasi yang tepat dan jitu guna pengentasan dari pola pikir terbelakang dengan pola pikir sesuai perkembangan iptek dan filsafat.
9. Pola pikir bersifat mendasar dan mendalam karena terkait dengan pola tindak, pola sikap, dan perilaku dalam organisasi.
10. Pola pikir berkaitan dengan pengembangan sistem manajemen organisasi, dengan penggunaan iptek dan dengan pendekatan filsafat tentang efisiensi dan efektivitas, seperti penggunaan aplikasi-aplikasi dalam teknologi informasi.
11. Perubahan kinerja manajemen organisasi disebabkan perubahan pola pikir, sehingga terjadi perubahan kinerja berdasar filosofi pemikiran, bekerja efektif dan efisien dengan pendekatan iptek.

