Panitia Seleksi Mahkamah Agung RI membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia terbaik untuk menjadi Hakim Ad Hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tingkat Pertama & Tingkat Banding).
1. Persyaratan Utama
- Usia & Pendidikan: Minimal 40 tahun saat pendaftaran; berpendidikan Sarjana Hukum atau sarjana lain.
- Pengalaman: Berpengalaman di bidang hukum (seperti Keuangan/Perbankan, Administrasi, Pertanahan, Pasar Modal, Pajak) sekurang-kurangnya 15 tahun.
- Integritas & Kesehatan: Sehat jasmani & rohani, bebas narkoba, berkelakuan baik, tidak pernah dipidana, serta bukan pengurus/anggota partai politik.
- Komitmen:
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
- Bersedia melepaskan jabatan struktural/lainnya selama menjabat.
- Bersedia melaporkan LHKPN ke KPK.
- Bagi ASN, wajib mengantongi izin tertulis dari atasan berwenang.
- Bersedia mengganti biaya seleksi & pendidikan jika mengundurkan diri.
2. Tata Cara & Jadwal Pendaftaran
- Pendaftaran Online: Melalui situs resmi http://adhoc.mahkamahagung.go.id 6 Agustus 2026 s/d 4 September 2026
- Pengiriman Berkas Fisik: Berkas lengkap dikirimkan dalam amplop cokelat polos tertutup kepada Panitia Daerah di Pengadilan Tinggi setempat. Berkas harus diterima paling lambat tanggal 4 September 2026 (cantumkan Kode Jabatan & No. HP di sudut kanan atas).
3. Tahapan & Informasi Seleksi
- Seleksi Administrasi
- Ujian Tertulis (Sistem Buku Terbuka / Open Book)
- Profile Assessment & Wawancara
Pengumuman hasil seleksi dan jadwal tahapan selanjutnya akan diinformasikan melalui situs www.mahkamahagung.go.id dan Media Sosial resmi Mahkamah Agung RI.
Untuk informasi selengkapnya silahkan klik tautan di bawah ini :
Pengumuman Penerimaan Calon Hakim Ad Hoc Tipikor Tahap XXIV Tahun 2026 - (645 KB)
Indonesia
English